Author Archive

SOSIALISASI PENERAPAN ECO-CAMPUS DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA. PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SDM PPLHMB – LPPM UPI.

Sejak tahun 1980-an agenda politik lingkungan mulai dipusatkan pada paradigma pembangunan berkelanjutan. Konsep pembangunan berkelanjutan seyogyanya terus dikaji, difahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh semua lapisan masyarakat. Usaha penerapan konsep pembangunan berkelanjutan pada sektor pendidikan antara lain dilakukan oleh UNESCO dengan mencanangkan 2005 – 2014 sebagai Dekade Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan atau Education for Sustainable Development (ESD) yang berusaha mengintegrasikan prinsip-prinsip, nilai, dan praktek-praktek pembangunan berkelanjutan ke dalam semua aspek pendidikan dan pembelajaran. Tujuan utamanya adalah mengatasi sosial, masalah ekonomi, budaya dan lingkungan yang dihadapi bersama di abad 21. Konsep ESD inilah yang kemudian dipopulerkan dengan istilah baru Eco-School dan atau Eco-Campus. Dalam rangka meretas masa depan universitas yang berstandar internasional, LPPM UPI dalam hal ini Pusat Penelitian Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana (PPLHMB) melakukan kegiatan sosialisasi kepada para pihak dan sivitas akademika UPI untuk mendukung program eco-campus agar dapat terimplementasi di UPI pada tanggal 30 November – 1 Desember 2010 di Auditorium LPPM UPI. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk :
  1. Menggali informasi dan inspirasi dari sivitas akademika UPI dalam merancang desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi penyelenggaraan eco-campus di lingkungan universitas.
  2. Memperkenalkan pengalaman implementasi  eco-campus di berbagai universitas lain.
  3. Memperoleh masukan dari sivitas akademika UPI tentang kemungkinan terlaksananya eco-campus di UPI.
Hasil yang didapat dari kegiatan sosialisasi ini adalah adanya ; 1) Deskripsi konsep dasar Education for Sustainable development (ESD) yang dapat dijadikan bahan dalam merancang desain, pengembangan, implementasi, dan evalusi eco-campus di lingkungan universitas.  2) Deskripsi tentang jenis kegiatan yang dapat dilakukan oleh sivitas akademika UPI dalam mendukung penyelengaraan eco-campus, dan 3) Deskripsi tentang kebutuhan unit-unit terkait dalam pengembangan eco-campus. Peserta sosialisasi adalah ketua program studi, ketua jurusan, dan dosen atau karyawan di lingkungan UPI.

“PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SENI BUDAYA BERBASIS POTENSI LOKAL” DALAM RANGKA PROGRAM PENGEMBANGAN DESA BINAAN LABSOSDIK DI KABUPATEN SUBANG

“Pengembangan Desa Sehat dan Sejahtera” merujuk pada tiga prioritas pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi yang merupakan program pengembangan desa binaan atau Laboratorium Sosial dan Pendidikan (Labsosdik) LPPM UPI. Kabupaten Subang merupakan salah satu wilayah binaan labsosdik LPPM UPI yang diarahkan pada pengembangan kawasan wisata di Kecamatan Ciater.  Untuk itulah sejak April sampai  Agustus 2010, diadakan  langkah-langkah kegiatan pengabdian kepada masyarakat berkaitan dengan bidang pendidikan, yaitu “Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Seni Budaya Berbasis Potensi Lokal” untuk guru-guru Sekolah Dasar di Kecamatan Ciater Kabupaten Subang, dengan tema “ Lokakarya Pengembangan Potensi Lokal Menuju Masyarakat Gotong Royong Sejahtera”. Kegiatan difokuskan pada pendidikan seni budaya untuk mendukung pengembangan potensi lokal berupa permainan anak-anak tradisional dankeseniannya untuk pariwisata. Kegiatan PPM ini dilatarbelakangi oleh dasar pemikiran bahwa, mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK)  merupakan salah satu mata pelajaran dalam kurikulum kesekolahan di setiap jenjang (SD/MI/SDLB/Paket A,SMP/MTs/SMPLP/Paket B, SMA/MA/SMALB/Paket C). Mata pelajaran Seni Budaya (SBK) di SD sering terabaikan oleh guru kelas dikarenakan keterbatasan kemampuan guru dalam berkesenian, sehingga pembelajaran seni budaya berkisar pada menggambar dan bernyanyi ala kadarnya. Potensi lokal berkaitan dengan potensi daerah setempat khususnya bidang seni budaya yang mengandung kearifan dan  berisi nilai-nilai kemanusiaan seperti kerjasama, sportifitas, serta  kreativitas. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk membantu guru memecahkan persoalan kesulitan bahan ajar pada mata pelajaran seni budaya. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru yang memiliki ketertarikan untuk mengajar seni budaya di sekolahnya. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan guru  SD memiliki kemampuan menggali beragam jenis nyanyian, permainan, cerita anak-anak dan berkarya seni tari untuk bahan ajar seni budaya yang dapat diajarkan di sekolahnya masing-masing., sehingga dapat membantu pengembangan wilayah sebagai tujuan wisata dengan menyajikan beragam kesenian tradisional daerah setempat. Kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UPI, sehingga terjadi sinergi pembelajaran pemberdayaan masyarakat yang saling menguntungkan.

INTERNASIONAL WORKSHOP & PERTUNJUKAN MUSIK KONTEMPORER. PEMAHAMAN SILANG BUDAYA INDONESIA– BELANDA

Musik gamelan telah menjadi daya tarik tradisi Indonesia yang tersebar di seluruh dunia dan tampak menginspirasi karya baru para komposer kontemporer, baik Indonesia maupun Barat. Kenyataan ini merupakan kebanggaan sekaligus mengangkat citra Indonesia di mata internasional. Oleh karena itu, Jurusan Pendidikan Seni Musik FPBS, Program Studi Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana, dan Pusat Studi Pendidikan Seni (Pusat Penelitian Studi Wanita, Seni dan Budaya/PPSWSB LPPM) Universitas Pendidikan Indonesia bekerjasama dengan Cantus Music Centre Amsterdam Belanda, dan Slamet A.Sjukur, tokoh musik kontemporer Indonesia, mengadakan “ Internasional Workshop dan Pertunjukan Musik Kontemporer”, pada acara tanggal :
  1. 7 – 10 Juli 2010 - Rehearsal Kyai Fatahillah & Ensemble Gending di FPBS UPI.
  2. 11 Juli 2010         -  Workshop Kyai Fatahillah & Ensamble Gending (untuk umum) di Auditorium Gedung Sekolah Pascasarjana Lt.   5   UPI.
  3. 12 Juli 2010        - Workshop Slamet A. Sjukur (untuk umum) di Auditorium Sekolah Pascasarjana Lt. 5 UPI.
  4. 12 Juli 2010         - Pertunjukan Musik Kontemporer jam 19.00 – 22.00 WIB. Di Teater Tertutup Taman Budaya Bandung.
Dengan dasar pemikiran pemahaman silang budaya dalam dunia yang semakin mengglobal perlu ditingkatkan agar terjadi upaya strategis untuk membangun karakter bangsa yang berbudaya luhur.  Kegiatan ini merupakan kolaborasi komposer musisi Indonesia dan Belanda, dalam berkreasi karya musik gamelan.  Salah satu grup gamelan musik kontemporer di Bandung, Jawa Barat adalah Grup Gamelan Kyai Fatahillah yang dipimpin oleh Iwan Gunawan, dosen musik dari UPI, yang berkolaborasi dengan Grup Ensemble Gending dari Belanda untuk mengembangkan karya-karya inovatifnya. Kolaborasi ini merupakan salah satu dari bagian projek kerjasama pertunjukan keliling di Bandung, Jakarta, Yogyakarta, dan kota-kota terpenting di Belanda yang dipimpin oleh Piet Hein van de Poel, dari Cantus Music Centre Amsterdam. Kegiatan ini bertujuan untuk saling bertukar pikiran, pengetahuan, pengalaman, keterampilan tentang konsep-konsep dan praktek musik kontemporer melalui kerjasama Internasional di antara seniman, pendidik seni, kelompok masyarakat di Indonesia dan negara-negara lain di dunia. Kerjasama internasional ini merupakan salah satu wujud kontribusi UPI terhadap peningkatan citra Kota Bandung sebagai ‘Kota Seni Budaya” dan Jawa Barat sebagai daerah tujuan wisata di Indonesia.

LOKAKARYA NASIONAL PENULISAN ARTIKEL ILMIAH DAN REVISI NASKAH

Dalam rangka peningkatan kompetensi dalam penulisan artikel untuk jurnal ilmiah, maka Asosiasi Pendidik Seni Indonesia (APSI) bekerjasama dengan Pusat studi Wanita, Seni dan Budaya (PSWSB) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPI, menyelenggarakan kegiatan “Lokakarya Nasional Penulisan Artikel Ilmiah dan Revisi Naskah” pada tanggal 1 dan 2 Desember 2010 di Ruang Pelatihan Lt. I. Gedung LPPM UPI. Kegiatan ini merupakan salah satu dari visi APSI yang tertuang dalam program pengembangan keilmuan anggota dan masyarakat melalui penulisan artikel ilmiah dan menerbitkannya pada jurnal KAGUNAN. Materi yang disampaikan pada lokakarya tersebut adalah :
  1. Standar Penulisan Jurnal Kagunan APSI, dengan nara sumber Dr. Cut Kamaril Wardani dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Dr. Agus Aschari dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
  2. Kiat-kiat Lolos Penulisan Jurnal Ilmiah Tingkat Nasional / Internasional, dengan nara sumber Prof. Dr. A. Chaedar Alwasillah, M.A.dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
  3. Substansi Penulisan Artikel untuk Jurnal dan Reviu Naskah dengan nara sumber Prof. Dr. Suminto Sayuti dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Prof. Sofyan Salam, PhD dari Universitas Negeri Malang (UNM).
Pada lokakarya ini juga diadakan pendampingan revisi / edit artikel dengan Reviuer Prof. Dr. T. Narawati, M.Hum dari UPI, Dra. C. Trijata, M.Sn dari UNJ, Drs. Martadi, M.Dn dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Juju Masunah, M.Hum., Ph.D dari UPI , dan Prof. Dr. Endang Caturwati, M.Hum. dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung. Dosen yang terlibat dalam kegiatan ini adalah dari Seni Rupa UNJ, Seni Tari UNJ, UNESA, UM, UPI, STSI Bandung, dan ITB.

PROGRAM PENDAMPINGAN SMK OLEH MAHASISWA UPI DI PROVINSI JAWA BARAT, BENGKULU DAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2010

Dengan telah pulangnya para mahasiswa  UPI Program Pendampingan SMK di Provinsi Jawa Barat dan Bengkulu tahap I tahun 2010  dari lokasi pendampingan, maka LPPM UPI kembali mengadakan Program Pendampingan SMK tahap II untuk Provinsi Jawa Barat dan Bengkulu dengan melibatkan 45 orang mahasiswa UPI dari berbagai jurusan sesuai permintaan SMK sasaran, yang disebar di Jawa Barat sebanyak 35 orang, dan Bengkulu sebanyakl 10 orang. Dengan Dosen Pendamping  sebanyak 11 orang . Sebelum diberangkatkan ke lokasi, mahasiswa dan Dosen Pendamping diberi  Diklat Pembekalan Pendampingan SMK dengan tujuan untuk memantapkan pemahaman Program Pendampingan SMK, serta dapat menyusun program pendampingan yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa di lapangan. Pelaksanaan diklat/pembekalan mahasiswa dan dosen pendamping diselenggarakan pada hari Jumat,  Senin, dan Rabu , tanggal 5, 8 dan 10 November 2010. Materi diklat yang disampaikan adalah Kebijakan Program Pendampingan SMK di Indonesia, Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipasi serta Gambaran Lokasi Pendampingan SMK, Teknik Pelaksanaan Dampingan SMK dan Penyusunan Laporan, Peran Mahasiswa serta Pembinaan Sikap Mental Mahasiswa dalam Program Pendampingan SMK, Kebijakan Pengembangan SMK di Provinsi Jawa Barat, Wawasan Bidang Keahlian SMK, serta Selayang Pandang tentang pengalaman mahasiswa pada Program Pendampingan SMK tahap II tahun 2009 yang telah dilaksanakan. Nara Sumber dari Direktorat Pembinaan SMK, Kabid Dikmenti Disdik Provinsi jawa Barat, Tim LPPM UPI, serta perwakilan mahasiswa peserta pendampingan SMK yang telah selesai melaksanakan program pendampingan SMK . Selain program Pendampingan SMK tahap II tahun 2010 untuk provinsi Jabar dan Bengkulu, LPPM UPI untuk tahun 2010 juga melaksanakan Program Pendampingan SMK untuk Provinsi Jawa Barat, Bengkulu, dan Bangka Belitung. Melibatkan 90 orang mahasiswa UPI dari berbagai jurusan sesuai permintaan SMK sasaran , yang disebar di Provinsi Jawa Barat sebanyak 40 orang, Provinsi Bengkulu 35 orang dan 15 orang ditempatkan di Provinsi Bangka Belitung, dengan melibatkan 16 orang Dosen Pendamping.  Diklat /Pembekalan untuk mahasiswa dan Dosen Pendamping dilaksanakan pada hari Kamis, Jumat dan Sabtu, tanggal 4, 5 dan 6 November 2010 di Auditorium LPPM UPI. Program Pendampingan SMK ini  dilaksanakan selama 5 bulan di lokasi SMK sasaran.