Berita

PEMBEKALAN DAN SOSIALISASI DPL KAMPUS DAERAH PERSIAPAN KKN TEMATIK MAHASISWA UPI TAHUN 2017

Bandung, UPI

Dalam Pelaksanaan KKN Tematik mahasiswa UPI tahun 2017, LPPM UPI telah memprogramkan 11 tema KKN Tematik yang dapat dipilih oleh mahasiswa peserta KKN secara online. Pada hari ini Selasa 9 Mei 2017 bertempat di ruang rapat LPPM UPI lantai 1, Sekretaris LPPM Dr. Yadi Ruyadi M.Si beserta Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan KKN Katiah, M.Pd mengundang Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. H. R. Asep Kadarohman, M.Si dan Dosen Pembimbing Lapangan dari UPI Kampus daerah untuk memberikan pembekalan dan sosialisasi tema-tema KKN Tematik yang akan diselenggarakan pada tahun 2017.

Sekretaris LPPM dan Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan KKN memberikan pembekalan kepada Dosen Pembimbing Lapangan dari kampus daerah sehingga pada saat pelaksanaan KKN para DPL telah mempersiapkan apa saja yang harus dilakukan/dilaksanakan pada saat melakukan tugasnya sebagai dosen pembimbing lapangan sehimgga pelaksanaan KKN ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan. Tema KKN Tematik tahun ini ada 11 tema yaitu : Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga), PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), Revolusi Mental, Lingkungan Hidup, KUM (Keaksaraan Usaha Mandiri), Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan, KKN Terpadu Mahasiswa dengan TNI, Rumah Pintar, Desa Wisata dan Pengenalan Budaya Indonesia Berbasis Pendidikan di Luar Negeri. Dengan dibuatnya 11 tema KKN Tematik ini mahasiswa peserta KKN dapat memilih tema yang tersedia disetiap Kabupaten/Kota pada saat pendaftaran KKN online.

Adapun jumlah mahasiswa yang telah terdaftar untuk menjadi peserta KKN Tematik tahun ini berjumlah 3882 mahasiswa di kampus UPI pusat dan 1026 di kampus daerah dengan jumlah total 4908 mahasiswa. Pelaksanaan KKN tahun ini dibagi menjadi 3 tahap pemberangkatan ke lokasi KKN, yaitu tahap 1 pemberangkatan akan dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2017, tahap 2 tanggal 13 Juli 2017 dan tahap 3 tanggal 24 Juli 2017. Khusus untuk yang berangkat pada tahap 3 ini adalah peserta KKN Tematik KKN Terpadu Mahasiswa dengan TNI. KKN Tematik tahun ini dilaksanakan didua Provinsi yaitu Jawa Barat dan Sumatera Barat, penyebaran lokasi di 16 Kabupaten/kota, 71 Kecamatan, 365 Desa, sedangkan untuk lokasi KKN di luar negeri melibatkan 3 negara yaitu Thailand, Australia dan Perancis. Untuk jumlah Dosen Pembimbing Lapangan telah dipersiapkan 145 DPL dari kampus UPI Pusat dan 25 DPL dari kampus daerah. (DR)

Dalam Rangka Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Pendidikan Indonesia di Lingkungan LPPM

Dalam rangka Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) yang dilaksanakan tanggal 16 – 18 November 2016. Universitas Pendidikan Indonesia telah melakukan persiapan-persiapan untuk memperoleh peringkat akreditasi A.

Pembukaan dan presentasi borang dilaksanakan pada pukul 08.00 – 09.00 oleh Rektor UPI bertempat di gedung Ahmad Sanusi Universitas Pendidikan Indonesia dengan dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan tertinggi sampai tingkat subbag dan kasie di lingkungan UPI.

Pada kesempatan yang sama LPPM menerima kunjungan DIdik Prasetyo, Prof., Dr., S.Si., M.Sc. dari Institut Teknologi Sepuluh November selaku tim Assesor BAN-PT untuk berkunjung dan melihat produk-produk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan LPPM, dan sekaligus meminta penjelasan tentang Simlitabmas dan pengelolaan jurnal yang berada di LPPM. Ketua LPPM dan pimpinan yang berada dilingkungan LPPM berkesempatan berfoto bersama dengan tim Assesor.

Selamat UPI ku tercinta, semoga visi UPI sebagai universitas yang pelopor dalam bidang pendidikan dan unggul yang menempatkan diri sebagai salah satu universitas kompetitif, responsive, continuous quality improvement dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat terwujud atas Ridho Allah SWT dan memperoleh akreditasi institusi dengan peringkat A. (Linda Setiawati)

WORKSHOP PROFESIONAL PENGAWAS KOTA BANDUNG BIDANG TK/SD/SMP

LPPM bekerjasama dengan BKD kota Bandung menyelenggarakan workshop profesional pengawas kota Bandung bidang TK/SD/SMP yang dilaksanakan tanggal 26 – 28 Oktober 2016 bertempat di LPPM.

Menurut kepala BKD kota Bandung Gunadi kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kualitas pegawai sebagai pegawai ASN tingkat dunia. Pegawai harus mampu pengawasan manajerial dan akademik. Pengawasan akademik akan lebih paham, tetapi untuk pengawasan  manajerial ini nampaknya perlu kerja keras, karena harus memahami visi dan misi setiap sekolah yang diawasinya, termasuk bagaimana pendanaannya. Setiap pengawas harus dapat mengikuti perkembangan satuan pendidikan yang diawasinya.

Menurut ketua LPPM UPI Prof. Dr. Sumarto tugas pengawas tidak kalah beratnya dengan tugas guru. Karena pengawas pada akhirnya bagaimana menjadikan institusi sekolah sebagai lembaga yang mampu menyelenggarakan proses pembelajaran berkualitas dan akhirnya dapat melahirkan lulusan sekolah yang berkualitas.

Menurut kepala Dinas Pendidikan Dr. Elih Sudiapermana menyampaikan mengapa tempatnya di UPI salah satunya ingin memberikan nuansa lain terutama dalam hal mengembangkan kebebasan berpikir, menganalisis dan mencari solusi sebagai pengawas professional. Tugas pengawas ikut juga bertanggung jawab terhadap permasalahan yang dihadapi satuan pendidikan. Pengawas harus siap diawasi, jangan merasa atas – bawah, karena supervisi itu dinamis, bisa posisinya di depan, di tengah atau dibelakang. Pengawas profesional harus bisa menempatkan diri secara profesional, pengawas sekolah harus melakukan langkah-langkan proaktif dan mendorong kreativitas satuan pendidikan, sehingga satuan pendidikan dapat berkembang.

5.234 MAHASISWA KKN DILEPAS REKTOR UPI

Bandung, UPI

5.234 mahasiswa KKN Tematik UPI Tahun 2016 dilepas oleh Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Furqon, Ph.D, pada Upacara Pelepasan Mahasiswa KKN Tematik Tahun 2016, Senin, 13 Juni 2016 di Halaman Gedung Gymnasium UPI Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UPI mengatakan bahwa penyelengaraan KKN ini merupakan program yang akan UPI pertahankan, karena program KKN ini telah dirasakan manfaatnya oleh sebagai warga masyarakat. Oleh karena itu, penyelenggaraan KKN ini merupakan jembatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan perekonomian bangsa.

Sementara itu, Dr. Yadi Ruyadi, M.Si selaku Ketua Tim Pelaksana KKN Tematik Mahasiswa UPI Tahun 2016 menjelaskan KKN UPI sampai saat ini masih diarahkan sebagai KKN Tematik, yaitu KKN dengan fokus pada program spesifik berdasarkan kepada kebutuhan masyarakat, relevan dengan program pembangunan pusat dan daerah dalam rangka mewujudkan visi, misi dan tujuan UPI.

“Tujuan dilaksanakan KKN tematik ini adalah upaya pemberdayaan masyarakat yang berbasis pendidikan, memperkuat program pembangunan daerah dan nasional, meningkatkan softskills, kepemimpinan, karakter, serta intelektualitas mahasiswa”, kata Yadi.

Jumlah mahasiswa UPI yang mengikuti KKN Tematik Tahun 2016 termasuk mahasiswa kampus UPI di daerah seluruhnya berjumlah 5.234 mahasiswa dari seluruh fakultas. KKN Tematik UPI ini terbagi kedalam enam tema pokok KKN, diantaranya; KKN Tematik Posdaya, KKN Keakasaraan Fungsional, KKN PAUD, KKN Lingkungan Hidup, KKN Manajemen Berbasis Sekolah, dan KKN Kearifan Budaya Lokal.

“Dari enam tema yang biasa kita laksanakan, untuk tahun ini kami mencoba menerapkan KKN yang bertemakan Revolusi Mental sebagai program pemerintah saat ini. Peserta KKN akan berada dilokasi selama 40 hari”, tambahnya.

Dikatakan Yadi, peserta KKN Tematik UPI akan ditempatkan di 16 kabupaten/kota di Jabar – Banten yang tersebar di 72 kecamatan, 427 desa/kelurahan, 145 sekolah dengan melibatkan dosen pembimbing lapangan sebanyak 175 orang. Selain itu, KKN tematik UPI juga dilaksanakan di luar negeri yaitu di Thailand Selatan dengan tema KKN Manajemen Berbasis Sekolah.

Adapun lokasi yang dijadikan tempat KKN diantaranya; Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Serang Provinsi Banten. (Deny)

KEWAJIBAN PENERBITAN TERBITAN BERKALA ILMIAH SECARA ELEKTRONIK

Nomor         : Ist/UN40.8/LT/2013

Lampiran    : 2 lembar

Perihal         : Kewajiban Penerbitan Terbitan Berkala Ilmiah Secara Elektronik

 

Merujuk surat dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor. 1223/E/T/2012, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2011 tentang Terbitan Berkala Ilmiah khususnya Pasal 8 point f disampaikan, bahwa terbitan Berkala Ilmiah yang akan diakreditasi harus diterbitkan secara tercetak dan secara elektronik melalui jejaring teknologi informasi dan komunikasi (surat terlampir).

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih.

 

Ketua LPPM,

ttd

Prof. Dr. Sumarto, MSIE

 

Download File . . .

Surat Dirjen Dikti

Lampiran