headerphoto

Data Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia

MOTOR EDUCABILITY SEBAGAI INSTRUMEN IDENTIFIKASI BAKAT DALAM OLAHRAGA

Kode :
Jenis Penelitian : Kompetitif
Metode Penelitian : SURVEY
Tahun Penelitian : 2010
Sumber Dana : UPI
Fakultas : FAKULTAS PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN
Peneliti -
Imanudin
Abstrak Dalam proses belajar gerak/latihan di sekolah/ di klub, ada siswa yang dapat dengan mudah mempelajari gerakan dan ada juga yang susah. Penyebab perbedaan hal tersebut adalah bakat atau keturunan dalam hal kemampuan gerak dasar. Siswa yang memiliki kemampuan gerak dasar yang bagus maka dengan mudah anak itu dapat mempelajari gerak baru. Kemampuan gerak dasar diantaranya motor educability. Dari variabel tersebut peneliti akan melihat hubungannya dengan kemampuan keterampilan gerak yaitu penguasaan teknik dasar olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap identifikasi bakat olahraga melalui tes motor educbility dan dihubungkan dengan teknik dasar cabang olahraga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Dengan subjek penelitiannya adalah anak SD yang belum pernah mengalami pelatihan olahraga. Instrumen yang digunakan adalah tes motor educability, tes keterampilan sepak bola dan tes keterampilan bola voli dari NCSU. Pendekatan statistik yang dipakai adalah analisis regresi dan studi korelasional. Oleh karena itu fokus penelitian olahraga hendaknya ditekankan pada penemuan dan mengenali bakat anak sebagai calon atlet melalui proses identifikasi bakat. Pencarian bakat harus dilakukan sedini mungkin, oleh karena itu kiranya cocok sekali bila dimulai dari pendidikan jasmani atau olahraga pada anak sekolah dasar. Hasil penelitian ternyata hubungan antara motor educability dengan kemampuan penguasaan teknik dasar bola voli menunjukan angka t hitung sebesar (9,43) dan ini lebih besar dari t tabel (2,09) ini berarti bahwa terdapat hubungan yang berarti antara tingkat motor educability dengan kemampuan penguasaan teknik dasar bola voli, dukungan dari tingkat kemampuan motor educability terhadap kemampuan penguasaan teknik dasar bola voli, memberikan dukungan sebesar 82,40 %. Dan hasil antara motor educability dengan kemampuan penguasaan teknik dasar sepak bola menunjukan angka t hitung sebesar (17,31) dan ini lebih besar dari t tabel (2,048) ini berarti bahwa terdapat hubungan yang berarti antara tingkat motor educability dengan kemampuan penguasaan teknik dasar sepak bola, dukungan dari tingkat kemampuan motor educability terhadap kemampuan penguasaan teknik dasar sepak bola, memberikan dukungan sebesar 90 %. Dengan demikian keberadaan tes motor educability sebagai instrumen untuk identifikasi bakat olahraga tidak diragukan lagi, ini dibuktikan dengan semakin tinggi kemampuan motor educability seseorang semakin tinggi pula penguasaan orang tersebut terhadap teknik dasar cabang olahraga.
Kata kunci : Motor Educability Sebagai Instrumen Identifikasi Bakat Dalam Olahraga
Download File MOTOR-EDUCABILITY-SEBAGAI-INSTRUMEN-IDENTIFIKASI-BAKAT-DALAM-OLAHRAGA.doc