
UPI Kerjasama dengan Liwen Technology (Fujian) Co. Ltd. China dan PT BYD Auto Indonesia
Pada hari Kamis 17 Juli 2025 pukul 09:00-11:00, bertempat di ruang rapat gedung LPPM lt.1, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan inisiasi kerjasama dari dua perusahaan Cina: Liwen Technology (Fujian) Co. Ltd. dan perwakilan PT BYD (Build Your Dream) Auto Indonesia. Delegasi Liwen Technology terdiri dari Mr. Liu Janqing (General Manager), Mr. Dai Junqi (Wakil General Manager), Mr. Liao Xuesheng (Kepala Perwakilan di Indonesia), Mr. Chen Fangjie (Kepala Divisi Pendidikan-Industri BYD), dan Dr. Capt. Marcellus Jayawibawa (Perwakilan Indonesia). Kunjungan awal ini bertujuan untuk menjalin kerjasama dalam bidang teknologi otomotif listrik, terutama berkaitan dengan penyiapan tenaga kerja lokal Indonesia agar dapat memenuhi kebutuhan SDM industri otomotif PT BYD yang sedang membukan pabrik perakitan di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Kunjungan delegasi Liwen Technology Co.Ltd. Cina dan PT BYD Auto Indonesia
Dalam pertemuan tersebut, UPI diwakili oleh Prof. Dr. Ida Hamidah, M.Si. (Ketua LPPM), Sekretaris LPPM (Prof. Lala Septem Riza, Ph.D.), para kepala Pusat Kajian LPPM, wakil dekan bidang akademik FPTI (Fakultas Pendidikan Teknologi Industri), dan beberapa Kaprodi dan dosen dari Prodi Otomotif, Teknik Mesin dan Logistik.
Menurut General Manager Liwen Technology dan perwakilan BYD Indonesia, perusahaan mereka secara khusus tertarik untuk menjalin kerjasama dengan UPI dibandingkan dengan perguruan tinggi lain di Indonesia karena beberapa pertimbangan. Pertama, UPI memiliki rencana kampus baru di Subang yang lokasinya berdekatan dengan pabrik BYD Indonesia. Kedua, UPI adalah lembaga pendidikan yang diharapkan dapat membantu menyiapkan pelatihan dan sertifikasi masyarakat lokal Subang sehingga dapat memenuhi persyaratan untuk bisa direkrut dan bekerja di pabrik BYD Subang.
Mewakili Rektor UPI (Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A.), dalam sambutannya, ketua LPPM menerima baik rencana Liwen Technology untuk menjalin kerjasama dengan UPI dalam bidang inovasi teknologi inovatif listrik. Menurutnya, UPI memiliki lembaga sertifikasi yang dapat bekerjasama dengan Liwen Technology untuk menyiapan masyarakat sekitar pabrik untuk memperoleh sertifikat yang dapat memenuhi kualifikasi SDM yang diperlukan oleh PT BYD Auto Indonesia. Selanjutnya, beliau juga menegaskan bahwa kunjungan ini ikut menyukseskan program pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) di UPI, terutama SDGs ke 4: pendidikan berkualitas, ke 7: energi bersih dan terjangkau, ke 9: industri, inovasi, dan infrastruktur, ke 12: konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta SDGs ke 17: kemitraan untuk mencapai tujuan.
Lebih jauh, Wakil Dekan Akademik FPTI (Iwan Kustiawan, Ph.D.) mengharapkan jika BYD Indonesia dapat bekerjasama secara lebih intensif dengan UPI. Dalam hal ini, UPI dapat dijadikan sebagai BYD-Campus di Indonesia. Skema ini dapat dilakukan dengan menyediakan peralatan mesin otomotif yang dapat dijadikan sebagai simulasi untuk mengadakan pelatihan sertifikasi calon tenaga kerja yang pada akhirnya dapat bekerja di BYD Indonesia.
Setelah pertemuan berlangsung, delegasi Liwen Technology mengajak perwakilan dari UPI (Prof. Lala Septem Riza, Ph.D, Prof. Ahmad Bukhori Muslim, Ph.D. dan Iwan Kustiawan, Ph.D) untuk mengunjungi kantor sementara PT BYD Auto Indonesia yang berlokasi di salah satu gedung perkantoran Kawasan Industri Karawang Timur, Jawa Barat. Karena pabrik BYD Indonesia di Subang masih dalam proses pembangunan, untuk sementara perusahaan menyewa sebuah ruangan besar di lt. 8 gedung tersebut untuk menampung sekitar 200 karyawan dari berbagai divisi yang sedang menyiapkan berbagai hal yang berkaitan dengan pabrik BYD Indonesia di Subang. Menuru salah satu perwakilan PT BYD Auto Indonesia, pabrik di Subang direncanakan akan mulai beroperasi pada bulan Februari 2026. Dengan demikian, Liwen Technology dan UPI memilik waktu sekitar enam bulan untuk dapat menyiapkan sertifikasi SDM calon karyawan BYD Indonesia.
Perwakilan UPI berpose di ruangan kerja sementara PT BYD Auto Indonesia, di sebuah gedung lt. 8, Kawasan Industri Karawang Timur, Jawa Barat.
Menurut informasi dari perwakilan PT BYD Auto Indonesia, pada awalnya, pabrik BYD Subang akan dibangun di Vietnam. Tapi karena melihat populasi Indonesia yang cukup besar, BYD memutuskan untuk memindahkannya ke Indonesia. Pabrik ini tidak hanya akan memproduksi kendaraan BYD untuk konsumen di Indonesia tetapi juga dari mancanegara, terutama kawasan ASEAN. Indonesia adalah negara kedua di ASEAN yang dipilih untuk mendirikan pabrik BYD, setelah Thailand.
Selain kerjasama dalam sertifikasi calon karyawan BYD Indonesia, UPI dan Liwen Technology juga berencana untuk mengembangkan kerjasama lain seperti pengembangan pendidikan vokasi di UPI dalam bidang otomotif listrik dan logistik, termasuk pertukaran mahasiswa dan dual degree program dengan sekolah vokasi yang sudah dikembangkan oleh Liwen Technology di Cina. Perwakilan Liwen Technology dan BYD-Indonesia juga mengundang delegasi UPI untuk mengunjungi pabrik BYD di kota Zhengzhou, Provinsi Henan, Cina.