header-int

Inovasi Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si. memperoleh penghargaan Anugerah Inovasi UPI 2022

Posted by : Administrator
Share

Jurus Silat “nga-guar diri”, sebuah inovasi karya Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si. memperoleh penghargaan pada Anugerah Inovasi Universitas Pendidikan Indonesia Tahun 2022


Yuliawan menerima penghargaan Anugerah Inovasi UPI Tahun 2022 yang diberikan oleh Rektor UPI.
Dokumentasi Pribadi oleh Heru Mahmud.

Kamis, 20 Oktober 2022 bertepatan dengan Upacara Dies Natalis UPI ke-68, telah diselenggarakan kegiatan Anugerah Inovasi Universitas Pendidikan Indonesia Tahun 2022. Kegiatan yang diprakarsai oleh Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas (DIPUU) merupakan salah satu upaya apresiasi bagi para sivitas akademika UPI yang telah menciptakan dan melahirkan karya-karya inovatifnya. Momen ini sejalan dengan tema yang diusung oleh UPI pada kegiatan Dies Natalis tahun ini yaitu “Bangkit, Berkarya, dan Inovatif menuju Indonesia Emas 2045”. Anugerah yang diberikan kepada para sivitas akademika yang mempunyai karya inovatif dan unggulan ini menjadi salah satu bukti bahwasanya UPI sangat mengapresiasi dan mendukung para sivitas untuk terus berkembang dan berkreasi sesuai bidang masing-masing. 
Pada kegiatan yang dihadiri oleh para pimpinan di lingkup Universitas dan juga tamu undangan ini, salah satu kepala pusat kajian di LPPM yaitu Kepala Pusat Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Industri Pariwisata (EKKIP), Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si. yang juga merupakan salah satu dosen di Program Studi Pendidikan Seni Tari FPSD, serta pada Prodi Pendidikan Seni (S2) di SPs UPI, menjadi salah satu penerima penghargaan Anugerah Inovasi dari Universitas dalam bidang inovasi Pendidikan. Yuliawan menerima penghargaan sebagai peringkat kedua dalam bidang inovasi pendidikan dengan judul inovasi Jurus Silat ”nga-guar diri”.

 
Yuliawan dengan para penerima penghargaan Anugerah Inovasi UPI Tahun 2022
Dokumentasi Pribadi oleh Heru Mahmud.

Jurus Silat ”nga-guar diri” ini diciptakan berdasarkan latar belakang atau salah satu ruang lingkup kepakaran Yuliawan yang fokus kepada Estetika dan Kajian Budaya yang mana di dalamnya terdapat materi tentang pencak silat. Selain itu, Yuliawan juga menciptakan inovasi ini berangkat dari pengalaman pribadi bahwasanya ia pernah merasakan penyakit “gerd” yang dialami secara tiba-tiba. Setelah berbagai pertimbangan dan juga pendalaman terhadap berbagai jurus yang pernah dipelajari, akhirnya Yuliawan mengembangkan jurus silat dari beberapa jurus yang sudah ada kemudian dilakukan penyesuaian. Jurus Silat yang dinamai “nga-guar diri” ini disusun sebagai salah satu media normalisasi tingginya kadar asam lambung dalam diri manusia. 
“nga-guar diri” merupakan satu proses membuka dan melancarkan peredaran darah pada syaraf otak, jantung, paru-paru, pundak, serta tumpuan kaki. Olahan jurus yang dikembangkan dari anggota badan lengan dan tumpuan kaki, dilakukan dengan tingkat konsentrasi yang tinggi berdasarkan rotasi empat arah mata angin, sebagai peleburan dan pengkultusan diri secara total terhadap Sang Khaliq, leluhur, alam sekitar, serta gambaran perilaku dalam perjalanan hidup di muka bumi.


Youtube : Yuliawan Kasmahidayat

Yuliawan selaku Kepala Pusat Kajian Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Industri Pariwisata (EKKIP) LPPM UPI juga ingin menunjukkan bahwa Pencak Silat dapat dijadikan tujuan wisata di suatu daerah sehingga bisa meningkatkan kualitas SDM dan tingkat perekonomian daerah tersebut. Hal ini juga berkaitan dengan jurus silat “nga-guar diri” yang merupakan salah satu luaran dari penelitian skema kebijakan kelembagaan dana LPPM tahun 2022. Setelah mendapatkan penghargaan ini, Yuliawan mendapatkan suntikan semangat serta bertekad untuk terus berkarya dan berinovasi pada bidang yang mendukung keahlian serta kepakarannya yang juga dapat mendukung kegiatan dalam Pusat Kajian EKKIP sendiri, seperti pepatah Sunda yaitu “Wajib kasambut, Sunnah kalampah” yang artinya ketika melakukan satu aktivitas mengapa tidak dua/tiga pulau terlampaui.


Dokumentasi Pribadi oleh Heru Mahmud

LPPM Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudi No. 229 Bandung
================================================
Telpon / Fax: 022 2001908 - 2002007, posel : lppm[at]upi.edu
© 2023 LPPM Universitas Pendidikan Indonesia Follow LPPM Universitas Pendidikan Indonesia : Facebook Twitter Linked Youtube