header-int

INTERNASIONAL WEBINAR INOVASI UKM BATIK DI MASA PANDEMI

Posted by : Administrator
Share

INTERNASIONAL WEBINAR INOVASI UKM BATIK DI MASA PANDEMI

Bandung, UPI

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia (LPPM UPI) melalui Pusat Kajian Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Industri Pariwisata (EKKIP) menyelenggarakan webinar dengan tema “Inovasi Usaha Kecil dan Menengah Batik di Masa Pandemi” pada hari Kamis, 23 September 2021 yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting yang disiarkan juga secara langsung melalui Youtube TV UPI.

Webinar yang menghadirkan tiga pembicara yang menjadi ahli di bidangnya masing-masing, yaitu Rosliza Muhammad, B.A. selaku Owner dari Batik SMLES Lizza Creation, Dr. Drs. Farid Abdullah, M.Sn. selaku Dosen Seni Rupa FPSD UPI, dan Dr. Tetet Cahyati, M.M. selaku Pengelola Griya Popo Iskandar.

Menghadirkan juga Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si selaku Kepala Pusat Kajian EKKIP LPPM UPI, Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum. selaku Kepala LPPM UPI, dan Dr. Ir. Retno Widiastuti, M.M. selaku Kepala Bidang Pengujian, Sertifikasi, dan Kalibrasi Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB).

 

Dilaksanakannya international webinar ini untuk turut memberikan kontribusi dalam pengembangan industri kreatif dan UMKM di masa Pandemi Covid-19. Pemaparan dari para narasumber diharapkan dapat memberikan ide-ide baru dan penciptaan strategi yang lebih baik dalam pengembangan usaha masyarakat.

Fokus pembahasan kali ini berfokus pada pengembangan dan peluang usaha batik. Baik di Indonesia maupun Malaysia penggunaan batik di masyarakat sudah lumrah untuk ditemui. Mulai dari penggunaan di situasi santai sehari-hari hingga situasi formal sekalipun. Batik pun terus berkembang dengan melahirkan beragam motif dan warna, sehingga kini penggunaan batik pun banyak digemari oleh anak-anak muda. Pengaplikasian motif batik sendiri tidak hanya diaplikasikan di baju saja, melainkan bisa juga di celana, sepatu, tas, hingga aksesoris lainnya.

Begitu besar potensi yang dimiliki batik dalam pengembangan usahanya, bahkan di pasar global sekalipun minat akan batik terus meningkat setiap waktunya. Ditunjang dengan pemanfaatan internet dan media sosial sehingga jangkauan pasar semakin luas. Dukungan dari pemerintah, lembaga litbang, dan sumber daya yang memadai menjadi angin segar bagi pegiat UMKM saat ini.

Begitu besar potensi yang dimiliki batik dalam pengembangan usahanya, bahkan di pasar global sekalipun minat akan batik terus meningkat setiap waktunya. Ditunjang dengan pemanfaatan internet dan media sosial sehingga jangkauan pasar semakin luas. Dukungan dari pemerintah, lembaga litbang, dan sumber daya yang memadai menjadi angin segar bagi pegiat UMKM saat ini.

Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum. di kesempatannya berpesan semoga selesai dilaksanakan seminar daring ini juga diperkaya dengan kajian dan riset yang lebih mendalam lagi agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.

“Selama pandemi kita tahu banyak bidang usaha, bisnis, dan UMKM merasakan dampak dari pandemi. Ada yang kesulitan membayar pegawainya, kontrak, hingga perputaran modal. Di samping semua cobaan itu ada banyak momen untuk dapat dimanfaatkan, salah satunya ilmu yang bermanfaat di kegiatan ini.” Pungkasnya.

LPPM Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudi No. 229 Bandung
================================================
Telpon / Fax: 022 2001908 - 2002007, posel : lppm[at]upi.edu
© 2021 LPPM Universitas Pendidikan Indonesia Follow LPPM Universitas Pendidikan Indonesia : Facebook Twitter Linked Youtube