header-int

Kapus EKKIP Menutup Kegiatan PPLSP Mahasiswi Pend. Seni Tari dari SMP Pasundan 4 Bandung

Posted by : Administrator
Share

Kapus EKKIP LPPM UPI Menutup Kegiatan PPLSP  Sekaligus Penarikan
Mahasisw
i Program Studi Pendidikan Seni Tari
d
ari SMP Pasundan 4 Bandung


Source : Dokumentasi Pribadi (Heru/13 Juni, 2022)

Kepala Pusat Ekonomi Kreatif Kewirausahaan dan Industri Pariwisata (EKKIP)  LPPM UPI, Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si. yang juga sebagai Dosen Pembimbing kegiatan PPLSP kependidikan UPI khususnya di SMP Pasundan 4 Bandung, pada hari Senin, 13 Juni 2022, menutup kegiatan PPLSP dan menarik kembali tiga orang mahasiswi dari Prodi Pendidikan Seni Tari FPSD UPI. Kegiatan merupakan suatu program akademik, dirancang untuk melatih kemampuan keguruan dari mahasiswa yang utuh dan terintegrasi, sehingga memiliki kesiapan dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru yang profesional. PPLSP dilakukan secara nyata, terprogram, partisipatif, sistematik, sistemik dan dibimbing secara efektif pada Lembaga Pendidikan atau Sekolah Mitra (SM) yang telah ditentukan.

Tiga Mahasiswi Pendidikan Seni Tari (Sella Azhari Mardini, Rhineka Laras Khomara, dan Silma Nathiqoh) melaksanakan kegiatan PPLSP selama kurun waktu 4 bulan dimulai 21 Februari dan berakhir 13 Juni 2022 di SMP Pasundan 4 Bandung, yang berlokasi di Jl. Kebon Jati No.31, Kebon Jeruk, Kec. Andir, Kota Bandung, Jawa Barat. Kegiatan PPLSP kependidikan ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing dari Program Studi sama, yang juga menjabat sebagai salah satu Kepala Pusat di LPPM UPI.  

Selaku dosen pembimbing, Yuliawan yang akrab disapa Awang ini membantu membimbing dan melaksanakan semua tahapan kegiatan PPLSP yaitu pembekalan, orientasi lapangan, pengembangan program atau rencana pelaksanaan pembelajaran bidang studi yang mendidik dan latihan praktik, latihan menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik, penyusunan laporan dan ujian.

Ketiga praktikan yang melakukan kegiatan PPLSP di SMP Pasundan 4 Bandung ini,  tidak hanya melaksanakan kegiatan pokok yaitu belajar mengajar dalam kelas maupun secara daring, tapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan luar kelas, rapat, pelatihan siswa, perpustakaan, ekstrakurikuler, tugas administratif sekolah, hingga kegiatan pelepasan siswa kelas X dalam acara Paturai Tineung.

Setelah melaksanakan seluruh kegiatan tersebut di atas, mereka mengakhiri kegiatan pada penutupan sekaligus penarikan kembali dari sekolah mitra yang telah dilaksanakan pada hari senin tanggal 13 Juni 2022 pukul 09.00 -11.00 WIB bertempat di ruang kelas SMP Pasundan 4 Bandung. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMP Pasundan 4, Drs. Iman Saiman, A.Z, MM, kemudian Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si. selaku Dosen Pembimbing, beberapa tenaga pendidik di SMP Pasundan 4 termasuk guru pamong dari mahasiswa PPLSP UPI yang juga guru seni budaya, Agus Basar S, S.Sn. dan Sela Yuliana Anugerah, S.Pd.


Source : Dokumentasi Pribadi (Heru/13 Juni, 2022)

Pada kesempatan tersebut Kepala Sekolah SMP Pasundan 4, Drs. Iman Saiman, A.Z, MM dalam sambutannya berpesan kepada para mahasiswa praktikan untuk dapat mengambil pengalaman sebanyak mungkin dari kegiatan ini sebagai bekal untuk menjadi tenaga pendidik professional setelah lulus nanti. “Kegiatan ini seharusnya dapat diteruskan karena mahasiswa tetap membutuhkan lingkungan sosial untuk mempraktekkan secara langsung apa yang sudah mereka pelajari di kampus dan kemudian dituangkan dalam praktek mengajar di sekolah.” tambah beliau.

Selanjutnya sambutan lainnya disampaikan oleh Dosen Pembimbing mahasiswa PPLSP, Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan PPLSP ini merupakan kegiatan rutinan yang dilaksanakan Divisi PPGJK (Pendidikan Profesi Guru dan Jasa Keprofesian). Seiring berjalannya waktu dan penyesuaian kurikulum, kegiatan tersebut akan diganti dengan Mata Kuliah Microteaching di lingkungan kampus. Hal tersebut menuai pro dan kontra berbagai pihak. Pasalnya, mahasiswa tetap membutuhkan lingkungan praktek yang sebenarnya untuk menguji dan menerapkan ilmu pedagogik mereka. 


Dr. Yuliawan Kasmahidayat, M.Si bersama dengan Drs. Iman Saiman, A.Z, MM
Source : Dokumentasi Pribadi (Heru/13 Juni, 2022)

Lebih lanjut Awang menambahkan bahwasanya mata kuliah Microteaching ini tetap membutuhkan laboratorium untuk praktek tidak hanya di dalam  ruangan (kelas), tetapi yang terpenting mahasiswa seharusnya tetap memiliki pengalaman langsung berhadapan dengan siswa, guru-guru, serta lingkungan sekolah. Program PPLSP yang akan digantikan oleh mata kuliah Microteaching ini masih perlu dikaji dengan mempertimbangkan kelebihan dan juga kekurangan program tersebut agar tujuan utama untuk memiliki kesiapan dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru yang profesional tetap bisa tercapai.

Sementara itu di penghujung sambutannya, Awang menawarkan kegiatan kolaborasi sekolah dengan UPI khususnya antara guru-guru dan siswa dalam kegiatan penelitian, penulisan artikel, serta kegiatan pengabdian pada masyarakat. Hal ini secara langsung maupun tidak langsung sebagai salah satu upaya inovasi bagi tenaga praktisi dalam kegiatan pengembangan  ekonomi kreatif, kewirausahaan, dan industri pariwisata. Sekolah harus dapat menjadikan UPI sebagai mitra dalam pengembangan berbagai aspek, agar keberlangsungan hasil pembelajaran dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian cinderamata oleh para mahasiswa praktikan sebagai kenang-kenangan kepada SMP Pasundan 4 yang diwakilkan oleh Dosen Pembimbing dan diterima oleh Kepala Sekolah bersangkutan. 


Source : Dokumentasi Pribadi (Heru/13 Juni, 2022)

LPPM Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudi No. 229 Bandung
================================================
Telpon / Fax: 022 2001908 - 2002007, posel : lppm[at]upi.edu
© 2022 LPPM Universitas Pendidikan Indonesia Follow LPPM Universitas Pendidikan Indonesia : Facebook Twitter Linked Youtube