UPI Ambil Bagian dalam KKN Kebangsaan XIII, Dorong Aksi Pengabdian Mahasiswa dan Implementasi SDGs
Bandung, UPI – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat melalui partisipasi dalam program KKN Kebangsaan XIII yang digelar di Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung mulai 2 hingga 30 Juli 2025 dan diikuti oleh 177 mahasiswa dari 99 perguruan tinggi se-Indonesia, termasuk dua mahasiswa terbaik UPI yang terpilih mewakili kampus.
Tahun ini, KKN Kebangsaan mengangkat tema “Wisata Budaya Warisan Dunia sebagai Aksi Kebangsaan: Kampus Berdampak dan Mengabdi untuk Negeri”, dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai tuan rumah. Acara pembukaan digelar pada Rabu (2/7) di kawasan Hutan Pendidikan Bengo-Bengo, Kabupaten Maros.
Kegiatan ini turut melibatkan 21 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang mendampingi mahasiswa dalam merancang dan menjalankan program-program pengabdian di tengah masyarakat lokal.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, etika, dan keselamatan selama menjalankan tugas di lapangan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan menambahkan bahwa pelaksanaan KKN ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, serta memberi ruang bagi mahasiswa untuk berinovasi dan menyumbangkan solusi atas persoalan riil masyarakat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Diktiristek, Dr. Berry Juliandi, M.Si., yang menegaskan bahwa KKN Kebangsaan adalah bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam pembangunan sosial berbasis pengetahuan, serta sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan kepemimpinan generasi muda.
Kehadiran UPI dalam kegiatan ini tidak hanya memperkuat jejaring antarperguruan tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Lebih dari itu, partisipasi UPI juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4 (pendidikan berkualitas), SDG 11 (kota dan permukiman berkelanjutan), serta SDG 16 (perdamaian dan kelembagaan yang tangguh). Melalui interaksi lintas budaya dan kolaborasi nasional, mahasiswa UPI diharapkan dapat memperluas wawasan kebangsaan dan memperkuat kontribusi dalam pembangunan masyarakat. (kontributor: R.N)